Sunday, May 19, 2013

here we are (bokura ga ita)


sekarang aku lagi baca sebuah manga. judulnya “Here We Are” ato judul aslinya "Bokura Ga Ita" karangan Obata Yuuki. kalian pernah baca ? mungkin pernah denger ato pernah tau ? :D menurutku, ceritanya bener-bener bagus (y). mengharukan dan ngena banget. mungkin buat yang udah tau manga ini pasti nganggep kalo aku basi banget -_- ini kan manga udah lamaaa banget. terbitan sekitar tahun .. tadaaa~ 2004 ._.v sekarang udah tahun 2013 dan aku baru ngebahas ini sekarang ? yaampun sa-chaaaan hhehe gomen ne >_<v sebenernya aku juga udah tau tentang manga ini sejak lama, tapi cuma sekedar tau. belum pernah baca. terus beberapa hari lalu, salah satu temen deket ku bawa komik manga ini ke kampus. sebut aja dia Mita xD tau-tau dia nawarin “Sun, mau baca komik ini ga?” dengan senang hati kuterima lol :3

komik ini ada 16 seri. Mita punya semua dari seri 1 sampe akhir kecuali no 13, 14, dan 15 T^T karena penasaran akhirnya aku tetep coba cari lanjutan ceritanya di internet terus download film dan animenya hhehe. keren lho manga ini, udah diterbitkan dan diterjemahkan dalam beberapa bahasa di banyak negara kayak Indonesia, Inggris, Perancis, Jerman, dan Argentina.

pertama kali baca manga ini .. mungkin biasa aja. sama kayak komik-komik manga lainnya, tapi selanjutnya.. aku jadi kebawa sama alur ceritanya. makin kesana ceritanya makin complicated tapi aku suka. seru, walaupun sedih juga -.- aku bisa ngerti banget perasaan tokoh-tokohnya. perasaan kehilangan mereka di cerita itu juga bisa nyampe ke hati pembaca :’)


hm buat yg belum tau, aku ceritain sedikit :

pertama tokoh-tokohnya :D


1). Motoharu Yano.



tampan dan populer. selalu terlihat ceria dari luar tapi ternyata dia menyimpan kesedihan yang mendalam. kadang terlihat cuek, tapi sebenernya peduli.

2). Nanami Takahashi.



teman sekelas Yano yang ceroboh dan akhirnya menjadi pacar Yano. berkebalikan dengan Nana—mantan pacar Yano yang sudah meninggal. berkat dia, Yano jadi semangat lagi.

3). Masafumi Takeuchi.



teman dekat Yano sejak kecil namun berkebalikan dengan Yano. dia menyukai Nanami.

4). Nana Yamamoto.


mantan pacar Yano yang sudah meninggal. bayangannya selalu mengikuti Yano.

5). Yuri Yamamoto.



adik kandung Nana--mantan pacar Yano yang sudah meninggal. diam-diam menyukai Yano.

6). Akiko Sengenji.

teman dekat Yano setelah Yano pindah ke Tokyo. menyukai Yano.


singkat cerita, Yano yang belum bisa melupakan Nana yang sudah meninggal, bertemu dengan Nanami yang hampir memiliki nama yang sama dengan Nana namun mereka sangat berbeda. Nanami yang penasaran dengan sikap Yano pelan-pelan mengetahui masa lalunya yang kelam dan akhirnya jatuh cinta padanya. perasaan suka pun tumbuh diantara mereka lalu mereka berpacaran. namun hubungan mereka banyak memiliki rintangan. sempat putus dua kali karena Nanami merasa Yano masih belum bisa melupakan Nana. tanpa nanami sadari bahwa dialah yang membuat Yano hidup kembali setelah kehilangan Nana. seiring berjalannya waktu, perasaan mereka pun bertambah kuat, namun karena ibu Yano bercerai dengan ayah tirinya, Yano harus ikut ibunya pindah ke Tokyo. mereka berjanji untuk bertemu satu tahun kemudian di Tokyo, dan mulai menjalani hubungan jarak jauh. tapi tiba-tiba Yano menghilang. setelah nanami menyusul ke Tokyo pun dia  tidak bisa menemukan Yano. hingga 5 tahun berlalu.. Yano tetap menghilang tanpa kabar. Nanami masih belum bisa melupakan Yano. walaupun begitu, Takeuchi yang sejak awal memang menyukai Nanami, sangat setia menemani dan menunggu Nanami walaupun sudah 5 tahun berlalu. Sadar bahwa Yano tidak akan kembali, sadar akan kehadiran Takeuchi, walaupun masih mengharapkan Yano kembali.. Nanami mulai menerima Takeuchi. belakangan di manga ini baru diceritain tentang alasan Yano menghilang, ternyata Yano menjalani yang berat di Tokyo namun merahasiakannya dari Nanami karena tidak ingin membuatnya khawatir. Di Tokyo, Yano memiliki teman dekat bernama Aki. Aki menyukai Yano dan sempat cemburu pada Nanami karena selalu Nanami yang ada di pikiran Yano walaupun mereka jauh. Aki selalu ingin bertemu dengan Nanami dan akhirnya 5 tahun kemudian, setelah Yano menghilang. Aki bertemu dengan Nanami di tempat kerja. mereka menjadi teman baik. Nanami yang saat ini bersama Takeuchi .. masih belum bisa melupakan Yano. hingga pada suatu hari.. Aki menemukan yano. ternyata Yano tinggal bersama Yuri di Sapporo untuk menemaninya menjaga ibu Yuri dan almarhum Nana karena rasa bersalahnya. setelah ibu Yuri meninggal dan Yano bertemu dengan Nana .. mereka pun kembali bersama :)


yeah .. happy ending walaupun ada beberapa pihak yang sedih :') Takeuchi, Aki, Yuri ..

jujur aku kagum sama Takeuchi. dia sejak dulu, selalu lebih memikirkan orang lain daripada dirinya sendiri. beberapa kali cewek yang Takeuchi suka, ternyata suka sama Yano. dan Takeuchi selalu mengalah. tapi .. aku yakin Yano juga akan begitu kalau dia ada di posisi Takeuchi. karena mereka saling mendukung. tapi cuma sama Nanami mereka ga mau nyerah dan amun mereka bersaing secar adil. persahabatan mereka tetap terjaga. beberapa kalimat Takeuchi yang bikin terharu itu :

“dia suka kamu, kamu suka dia. diantara kalian .. aku cuma jadi pengganggu. berkali-kali aku menyerah, karena kupikir itu yang terbaik untukmu. tapi .. kamu nangis. kamu suka dia,  dia suka kamu. itu sudah sempurna. tapi .. cuma satu hal yang bisa kujanjikan. aku nggak akan buat kamu nangis.”

terus .. “nggak lupa juga nggak apa-apa. jadikan kenangan saja dan kita tanggung berdua. bagian yang ga bisa kamu tanggung, biar aku yang tanggung!”

aaa so sweet :’) beruntungnya Nanami dicintai oleh 2 cowok dengan setulus itu :3

Yano .. dia juga menyimpan kesedihan yang mendalam. mulai dari kehilangan nana--pacar pertama yang sangat dicintainya karena kecelakaan. perasaan kehilangan sekaligus perasaan dikhianati karena pacarnya kecelakaan di mobil yang sama dengan cowok lain yang merupakan mantannya. perasaan bersalah karena merasa dia juga pernah berkhianat pada mantannya dengan Yuri--adik mantannya sendiri walaupun itu diluar akal sehatnya. masalah di keluarganya yang membuatnya harus pisah dengan Nanami yang telah memberikannya semangat hidup yang baru. kenyataan bahwa ayah kandungnya adalah suami sahabat ibunya sendiri .. juga perasaan bersalah saat ibunya bunuh diri karenan menganggap itu adalah salahnya. karena itu dia meninggalkan Nanami dan ingin membuang semua masa lalunya walupun sebenarnya Yano tidak akan bisa benar-benar melupakannya ..



kenyataan yang ditanggungnya .. selalu lebih besar dari tubuhnya. siapa yang bisa menyalahkannya ?”


Yano .. sekarang lagi dimana ? di bawah langit luas, sebelah mana ? apa kamu masih hidup ? bagaimana kamu melewati harimu ? kamu bicara sama siapa ? makan apa ? dan pergi kemana ? aku kecewa. kamu tidak menepati janji, dan tidak mengucapkan ‘selamat tinggal’..”



“Yano .. kapan terakhir kali kamu mengingatku ?” :’)

 -Nanami-



aku ingin jadi cepat dewasa. jadi dewasa dan ingin membawamu pergi. kalau sudah dewasa itu .. bukan lagi jadi yang dijaga, tapi jadi yang menjaga. nggak akan membuat siapapun sedih. ibu, keluarga, bahkan pacar. semuanya pasti .. bisa kujaga.”


“kalau aku sudah dewasa dan ga punya apa-apa selain satu tas, tapi minta kamu mengikutiku .. kamu mau ikut?” 

-Yano-


pokoknya aku juga jadi belajar banyak dari manga ini. great job Obata Yuuki :)


...


kita hidup di dunia yang nggak bisa memutar kembali waktu dan menarik apa yang sudah terjadi.

waktu.. mengubah semua perasaan dan kenangan menjadi masa lalu, mengubah janji menjadi air mata, mengubah sumpah menjadi sakit hati. kadang orang yang dirindukan .. selamanya akan jadi kenangan.

kenangan adalah hal yang diciptakan dari potongan demi potongan kenangan. ingatan .. sama seperti melihat bayangan.

...



setiap malam aku tidur dan mengharapkan mimpi yang sama. tapi besok pagi saat aku bangun, adalah pagi yang berbeda. masa depan .. masih belum terlihat.”

 -Nanami-

yeap. benar sekali :)





 

Friday, April 26, 2013

second novel of mine (english version)


well..this is a lil part of my second novel that i wrote in english version. hhehe im sorry for my bad english..if there's wrong words or wrong grammar -.-v xD still learning..hhehe feel free to give comment or critic on my novel :) ok then..happy reading :




I can't believe this. This is weird. What happened? I walked on the corridor dormitory, every corner of the room still looks as usual. But where is everyone? Why so quiet?

"Sob..." Suddenly I heard a muffled cries. I was surprised and relieved to hear the sound that signifies that there are other people here. Before, it was so quiet here. The only sound that i hear is my footsteps and my breathing until I thought I was the only person who was in the dormitory.

I looked around. No one. Where the sounds is coming from? I stopped, trying to listen to that voice and walked in the direction of the sound is coming from. The sound took me to a classroom in my right side. I see it.. A girl was crying under the table. I think I know who is she...

"Mia?" I called. She looked up and her face looks relieved after see me.

"Sachi!" She shouted and then came out from under the table and hugged me. "Thank goodness. I Guess I just alone here..."

"What is it? Why the dormitory so quiet? Where is everybody?" I asked after calm her down.

"I... I don't know. Suddenly I woke up and didn't see anyone here. This building is really quiet, I was scared and hide here. I'm so thankful that  you came!" She said with a smile of relief but from her eyes, i still can see her worried. "How about yourself Sachi? Where are you before?"

"Just like you. I woke up from sleep and rushed to class. I Thought I would be late but when I reached class I didn't see anyone and after that I realized that no one in this building except me, untill I hear you and find you in here," I replied.

Mia grabbed my arm. "This is so weird. What should we do now? We can't even contact anyone. Really don't have signal here!" Mia yelled frustrated.

"Maybe they all have been out of here. Hey why don't we just get out of here?" I held Mia's hand and asked her to run. We ran down the corridor after corridor and up the elevator to the bottom floor then run to the main entrance door. Locked.

"The door is locked!" I exclaimed.

"Then let's find another way," said Mia.

"Wait. Do you realize it? When run to here I saw all the windows were closed, usually there are at least a few windows open."

"What? Do you mean we are locked here? Why did they all leave us here?" Mia fell limp.

"Hey elected people." Me and Mia was shocked to hear the sudden sound of it. Whose voice? Where the voice is come from?
 

"I'm sorry before for everything that sudden and confusing. But you should be happy because you are the chosen ones. Amount you have 7 people, yes including you who listen to me now." It sounded like kids, sounded crisp but I can not tell whether the voice belonged to a man or a woman.

"Who are you?" I asked the mysterious voice, although I'm not sure that people also can hear my voice or not.


"You don't need to know who I am," said the voice again. "Obviously, I was the one who chose you to be a player in the game that I made."

"The game? What does that mean?" Mia whispered to me.

"The game is about to begin. Now you all let's go to the dorm hall, there is the start. Follow me if you want to save! Hahaha." Then the sound is gone.

"Crazy." I muttered.

"What? Sachi do you think we should join it?"

"Then what? That is the only clue for us to get out of all this weirdness. Come on!" I ran to the dorm hall. Mia followed me behind.

...

Me and Mia got to the front door of the hall. I turned the knob and stepped inside with Mia.

"Finally two people more is come. Now is complete! I can't wait to play this. What does that people want? Curious!" said a male student as he put his hands behind his head.

"Ken?!" call Mia.

"Oh Mia and Sachi!" Ken shouted and ran toward me and Mia. Ken is one of our classmates.

"Hey did you guys know how to get out of here? All the doors are locked. Ah~ why we must keep obey with that people? Smash the glass window and get out of here!" exclaimed a male student named Ryu who I know from the name on his uniform.

"We can't get out," said one of the girls among us who seem to be one of the players who were also elected. "Because we are actually dreaming. Our body were actually being asleep," she added.

"How did you know?" I asked, surprised.

"I just can feel it," she said without expression.

"Well... You all have gathered here. Now I will explain the rules," said the mysterious voice again. "What is one of your friend said is true. You guys can not get out of the game because you're actually dreaming. Everybody's in the dorm not leave you but it is you who are asleep. The Game time has been set so that later you will wake up and back to the real world but you will not get away from this game before any one of you be a winner. Though this is just a game, you will actually die in the real world when you game over. Don't talk about this game in real world or I will reset this game also your mind so that you will start from the beginning again. so let's cooperate. But be careful.. Because one of you is a character that I created and I play by myself. If I win, you will be forever trapped in this game and will forever accompany me to play. Hahaha follow the instructions that I will give you later. Have fun!" Then the sound disappears.

"Hey... It is cool right? We were in a game! I always played video games, I don't believe now I will really play in the game world itself!" Ken exclaimed enthusiastically.

"This is not a joke!" I said.

"Yeah Ken... Didn't you hear? Our life are threatened here," said Mia while fighting back her tears.

"Hmm about that..." Ken muttered.

"Then let's play!" said the girl that I told before. She have a long hair and beautiful. "I'm Akane."

"I'm Nami, and he is Mori." A woman who looks tomboyish student introduced herself and the boy next to her.

"I'm Ken."

"I... I'm Mia, and this is my friend Sachi." Mia introduces herself and me.

"Haih~ should I follow too? Alright, I'm Ryu." We introduced ourselves.

"Awesome. It seems to be fun." Ken muttered again.

"Ken... why do you always think everything that strange is cool?" I asked with astonishment. But... I must admit it. This is 'kinda' cool.

"So... which one of you is a creation of that people's character?" Mia asked as she shuddered in horror.

"If you ask... no one will admit it Mia." I answered. Also become shudder to think that people I knew were probably that mysterious people's character creation too, even Mia or Ken. Maybe they are not the original people in the game world in this dream. The safest Way is ME who should win this game. Now no one I can trust except myself."

---to be continued---

-cherryblossom:)-